IP/TV

Pengertian IP/TV

IP/TV adalah suatu pengembangan baru dalam software komunikasi client-server yang mem-broadcast video yang berkualitas tinggi (setara real time full motion video secara simultan ) ke user window melalui jaringan data yang ada sekarang. Beberapa feature yang dimiliki oleh IP/TV ini adalah :

· IP/TV dapat menyiarkan secara live atau prerecorded digital video program-program pendidikan, komersial,dsb, serta dapat melakukan capturing dan transmisi program dari berbagai source.

· IP/TV dapat melakukan scheduling /penjadwalan program sesuai dengan kebutuhan antara pemilik informasi dan audience. Viewer dapat memilih program dari suatu listing yang akan dilihatnya.

· IP/TV dapat memberikan layanan yang ekonomis namun dengan tidak mengorbankan kualitas layanan. Ini karena teknologi bandwidth transmisi yang efisien, yaitu IP multicasting.

· IP/TV mendukung format standard MPEG (Motion Picturre Experts Group) untuk memberikan high quality, full motion video. Feature ini merupakan tambahan terhadap standard CODEC (compression/decompression) untuk menjamin kualitas gambar yang optimal sesuai dengan spesifikasi aplikasi dan bandwidth yang tersedia.

· Bila dibandingkan dengan metode tutorial yang konvensional, IP/TV lebih efisien karena tidak perlu membayar instruktur, biaya print materi relatif lebih sedikit, tidak perlu menyewa ruang seminar khusus (karena IP/TV dapat diakses oleh setiap meja selama terkoneksi dalam satu LAN/WAN).

Kegiatan-kegiatan yang dapat didukung IP/TV

Training Karyawan

Pendidikan dan pelatihan karyawan strategi yang sangat vital bagi kesuksesan suatu
suatu perusahaan dan peningkatan keahlian karyawan untuk karir mereka. Pelatihan yang biasanya dilakukan adalah dengan mengirimkan karyawan ke pusat-pusat training yang dapat menghabiskan anggaran yang cukup besar, belum lagi biaya akomodasi dan transportasi karyawan yang harus ditanggung oleh perusahaan selama mereka menjalani pelatihan. Oleh karena itu IP/TV dapat memberikan alternatif solusi, yaitu dapat memberikan pelatihan keahlian karyawan secara cepat dan kapan pun dibutuhkan (tanpa perlu waktu waktu perjalanan), tidak perlu memindahkan karyawan jauh dari tempat tugasnya, dan dapat menghemat budget untuk keperluan akomodasi dan travel karyawan selama pelatihan.

Distance learning

IP/TV dapat digunakan sebagai media untuk melakukan pelatihan/pendidikan jarak jauh (distance learning). IP/TV akan membawa semua informasi dalam suatu seminar atau konferensi atau kegiatan perkuliahan langsung ke komputer audience dengan siaran langsung satelit, kabel atau via internet. Distance learning ini dapat juga digunakan oleh divisi-divisi perusahaan untuk saling mengirimkan informasi yang dibutuhkan oleh bagian/karyawan yang masih memerlukan pelatihan/bimbingan di lapangan. Bila dilihat dari kepentingan pendidikan, universitas dapat memberikan kuliah jarak jauh kepada para mahasiswanya dari manapun ia berasal, dan kapan pun ia membutuhkan informasi itu. Feature IP/TV Question Manager dapat digunakan viewer untuk bertanya secara langsung (online) kepada instruktur/pengajar sehingga suasananya dapat berlangsung interaktif seperti di kelas.

Cara Menginstall IP/TV

Requirement

· System: min 486 100 Mhz atau Pentium 60 Mhz dengan RAM 16 MB ( note : untuk sistem yang berbasis NT sebaiknya dengan RAM 32 MB).

· Sistem operasi : Windows 95 atau Windows NT (IP/TV tidak dapat dijalankan untuk Macintosh)

· Monitor: VGA

· Video card : card Video adapter yang support warna 256 atau lebih . Direkomendasikan juga local bus yang kompatibel dengan PCI atau VESA dengan memory 1 MB.

· Sound card : Kompatibel dengan SoundBlaster (16-bit preferred)

· Network adapter : 10 atau 100 Mbps Ethernet yang terkoneksi ke jaringan.

Petunjuk penginstallan

Bila kita telah menginstall IPTV client versi sebelumnya, harus dilakukan un-install sebelum menginstall versi ini. Bila tidak dilakukan un-install, maka versi baru ini mungkin tidak akan bekerja semestinya. Langkah-langkahnya :

1. Double click pada icon shortcut to setup.exe dalam folder window iptv dan installer client IPTV akan start.

2. The installer akan mem-prompts kita untuk nama user dan nama perusahaan. Kita harus mengisi semua pertanyaan untuk bisa melanjutkan instalasi.

3. Installer IP/TV akan memandu kita sampai selesai instalasi dan jika kita inginkan semua optionnya merupakan default, maka client IP/TV ditempatkan dalam :\IPTV.

4. Sekali instalasi selesai, kita dapat memindahkan folder iptv dari desktop dengan meng-kliknya sekali lagi pada tombol kanan mouse dan memilih delete dari pop-up menu.

Menggunakan Program Guide

Program guide IP/TV akan mendisplay suatu list dari program yang terjadwal (scheduled programs).List drop-down pada sisi kiri toolbar mengijinkan kita untuk menentukan program yang akan ditayangkan untuk suatu hari, minggu, atau tahun. Jika program yang ingin dilihat tidak/belum tersedia, kita dapat men-subscribenya dari Session Information window (klik icon "i" ). Subscribing ke suatu program akan secara otomatis membuka suatu view window pada waktu yang telah terjadwal, jika kita telah mengaktifkan IP/TV client.

IPTV server

Pada jaringan OPTIC mesh terhubung dengan sebuah OXCs (Optical Cross- Connected/Switch) yang terkoneksi melalui link WDM dan membentuk topologi yang terpisah. Sebuah OXCs dapat berupa switching elekronik atau all-OPTICal. Dalam tugas akhir ini diasumsikan bahwa OXC yang digunakan dapat digunakan sebagai switch untuk semua inputan fibre/wavelength ke semua output fibre/wavelength. Switch ini juga mendukung komunikasi multicast (one to many). Tehnologi ini sangat bermanfaat karena mendukung aplikasi-aplikasi yang membutuhkan bandwidth yang besar seperti IPTV. Pada aplikasi IPTV, terdapat sumber SHE (Super Head-End). SHE tersebut berfungsi sebagai sumber primer untuk menjaga reabilitas dari transmisi video. Video stream ditransmisikan dari SHE dan diterima oleh VHO (Video Hub Office) dimana didalam VHO, video stream akan diproses lebih lanjut (misalnya penambahan iklan) sebelum dikirim ke OXCs dan ditransmisikan ke user.

Sistem IPTV

IPTV melayani baik siaran langsung (live) maupun program atau video yang tersimpan di server (Video on Demand VoD). Pada system IPTV codec yang dipakai adalam MPEG-2 atau MPEG-4 (H.264) dan dikirim dalam sebuah system transport MPEG dengan menggunakan IP multicast (siaran langsung) atau IP unicast (VoD). Dengan metoda IP Multicast, informasi dapat dikirim ke multiple komputer pada saat yang bersamaan. Pada system standar IPTV, protocol utama yang digunakan adalah : RTSP (Real Time Streaming Protocol) untuk VoD dan IGM version 2 untuk siaran langsung. IGMP version 2 berfungsi untuk koneksi ke multicast stream (saluran TV) dan menjembatani perubahan dari satu multicast stream ke lainnya (perubahan channel TV).

NPVR (Network-based Private Video Recorder)

Network-based Private Video Recorder atau yang lebih dikenal dengan sebutan NPVR merupakan fiture pada IPTV dimana siaran langsung (real-time broadcast) dapat disimpan pada jaringan server yang untuk kemudian dapat diakses oleh user sesuai dengan waktu yang mereka tentukan. NPVR sistem menyediakan layanan siaran TV yang

mengijinkan user untuk menyimpan semua siaran TV yang mereka inginkan dan menontonnya tanpa adanya paket biaya tambahan dan alat tambahan pada STB (set top box). Dengan NPVR user seperti memiliki sebuah PVR (Privat Video Recorder) yang terpasangan pada jaringan. Dengan cara ini user dapat menikmati acara yang mereka inginkan kapan saja, dimana saja, apa saja tanpa adanya alat tambahan lainnya.

Keuntungan IPTV

Dengan IP-base, ITPV memiliki beberapa keunggulan, diantaranya kemampuan IPTV untuk berintegrasi dengan jaringan IP-base service seperti akses internet maupun VoIP (Voice over IP). Sebuah jaringan IP juga dapat menyalurkan layanan dengan isi yang lebih banyak dan fungsi yang lebih beragam. Pada jaringan TV biasa atau jaringan satelit, dengan menggunakan tehnologi video broadcast , semua isi layanan secara konstan akan mengalir ke tiap user dan user dapat merubah layanan tersebut dengan menggunakan STB. Jaringan IP-base menyediakan isi layanan yang tersimpan dalam jaringan dan hanya isi layanan yang dipilih oleh user yang akan dikirimkan oleh server ke user yang bersangkutan. Bandwidth dan keinginan akses user sangat tergantung kepada besar saluran yang ada dari server ke user.

Televisi internet

Televisi internet (juga dikenal dengan Televisi daring (TV Online) adalah situs yang memiliki tayangan video yang terkonsep, selalu diperbaharui terus-menerus, tidak statis, mengikuti perkembangan peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar, dan bisa diakses oleh publik secara bebas, dengan berbagai macam bentuk pendistribusiannya. Untuk dapat mengaksesnya, kita hanya perlu menguhubungkan ke komputer pribadi kita dengan koneksi internet broadband berlangganan. Televisi internet sering juga disebut dengan sebutan Television on the Desktop (TOD), TV over IP (Television over Internet Protocol) atau Televisi Protokol Internet, Vlog, dan juga Vodcast. Televisi internet berbeda dengan televisi konvensional biasa. Kedua-duanya memang menayangkan banyak acara yang serupa, tapi televisi internet lebih beragam dibandingkan stasiun televisi lokal yang biasa kita tonton di rumah ataupun Televisi kabel berlangganan. Televisi internet ini bisa disiarkan secara pribadi oleh para pengguna internet atau bisa juga oleh sekelompok orang atau perusahaan televisi besar yang juga punya layanan televisi online di Internet.

Perkembangan

Saat ini, layanan televisi online atau televisi internet ini telah banyak digunakan oleh para pengguna internet, baik untuk menyaksikan acara atau tayangan-tayangan yang menarik dan menghibur. Banyak pula saat ini yang membuat televisi online milik pribadi dan bisa diakses oleh banyak orang dan informasi yang disampaikannya pun terus menerus berubah seperti siaran televisi biasa. Di beberapa situs televisi Online yang ada di internet, banyak yang sudah menyiarkan siarannya secara langsung dengan berbagai macam tema, dari mulai kehidupan pribadi mereka atau lebih mirip dengan Reality show, memandu suatu hal atau hobi, berita terbaru dari pelosok dunia, hingga menampilkan kehidupan pribadi para selebritis mancanegara. Saat ini pun banyak orang yang bisa melakukan siaran secara priadi selama 24 jam atau biasa disebut lifecaster. Alat-alat yang digunakan pun sangat sederhana, hanya cukup menggunakan video kamera, komputer, dan koneksi internet.

Sejarah

Steve Mann adalah orang yang pertama kali membuat sebuah lifecasting dengan menggunakan kamera yang dapat dipasangkan di badannya untuk merekam kehidupan sehari-harinya. Kemudian, hasil dari rekaman video tersebut diurutkan dan saling berkesinambungan.

  • Tahun 1994

Steve Mann mulai menyiarkan kehidupan sehari-harinya selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu tanpa terputus sama sekali. Kemudian, situs web-nya menjadi situs yang cukup populer dan dikunjungi oleh banyak orang.

  • Tahun 1998

Steve Mann juga telah membuat komunitas lifecaster dan berhasil mendapat ribuan anggota. Hingga saat ini, semakin banyak orang yang ikut membuat tayangan televisi online di internet seperti apa yang dilakukan Steve Mann.

  • Tahun 2003

O’Reilly Media mulai mencetuskan konsep Web 2.0. Konsep web ini membuat berbagai macam layanan internet baru bermunculan, salah satunya adalah stasiun TV internet. Stasiun TV internet ini tidak hanya dikelola oleh stasiun televisi besar saja, tapi sebagian besar dikelola oleh pengguna internet individu yang menampilkan kehidupan sehari-harinya (lifecasting).

Jenis

Vlog

Sebutan untuk video web logging. Semacam blog, tapi media ini menyampaikan informasi lebih menggunakan video. Siaran televisi online jenis ini dapat memudahkan penontonnya untuk dapat fleksibel memilih acara televisi kapanpun dan dimanapun yang ia inginkan. Jenis televisi online ini banyak ditemukan dalam blog-blog pribadi.

[sunting] Vodcast atau video podcast

Ini digunakan untuk menyebut siaran video on demand, siaran televisi yang disiarkan lewat jalur RSS atau Atom. Jika ada tayangan yang menarik, tayangan tersebut dapat diunduh dalam bentuk arsip atau langsung dilihat dalam bentuk streaming. Vodcast ini kemudian akan disisipkan dengan teknologi broadcatching. Setelah itu, para pengguna internet bisa dengan mudah mengunduh berbagai macam siaran televisi yang tersedia di RSS syndication.

Lifecasting

Ini merupakan salah satu siaran video streaming mengenai seseorang atau suatu objek dengan media digital. Umumnya lifecasting disiarkan melalui media internet, yang ditayangkan secara langsung dan terus-menerus. Konsep seperti ini juga sering digunakan dalam televisi lokal biasa di rumah-rumah. Salah satu website yang memudahkan para pengguna internet untuk membuat televisi online jenis ini adalah Ustream.tv.

Metode Penyiaran

Teknik broadcatching

Melalui teknik ini, kita dapat mengunduh berbagai macam siaran televisi atau video berbagai acara yang ada pada RSS syndication. Teknik ini juga merupakan pengembangan dari vodcast. Ada beberapa aplikasi yang mendukung teknik ini, antara lain Miro, blinkx, dan Joost. Aplikasi-aplikasi tersebut memiliki fungsi untuk mendata sejumlah acara dari beberapa situs, kemudian pengunjung situs tinggal memilih acara apa yang akan ditonton, maka aplikasi tersebut akan langsung menayangkan langsung siaran yang kita pilih atau mengunduhkan acara tersebut.

Teknik Streaming

Streaming adalah cara penayangan langsung sebuah data multimedia dari server penyedia layanan ke komputer pribadi kita. Semakin cepat koneksi internet yang kita gunakan, maka akan makin cepat dan lancar pula tayangan tersebut dapat diputar. Contohnya ialah yang ada pada Youtube dan beberapa situs lain yang sejenis. Pada awalnya, format yang digunakan adalah QuickTime Movie (.mov), sekarang format yang lebih banyak digunakan ialah Flash Video (.flv).

Penggunaan

Koneksi Internet

televisi online akan mudah diakses dengan koneksi internet yang berkecepatan tinggi. Koneksi yang masih dengan sistem Dial-up akan memperlambat siaran televisi yang sedang kita tonton. Karena data yang didistribusikan ialah berupa arsip multimedia dengan ukuran yag sangat besar. Saat ini koneksi broadband telah dapat digunakan dengan sangat lancar di Indonesia, baik itu melalui jaringan kabel fiber optik broadband yang disediakan oleh beberapa provider jaringan internet atau jaringan 3G di ponsel kita. Semakin besar kecepatan koneksi internet, maka kualitas tayangan yang bisa kita saksikan akan semakin baik pula. Melalui televisi online ini kita bisa menyaksikan tayangan berkualitas HD (High Definition) pada kecepatan lebih dari 512 kbps.

Aplikasi pendukung

Hanya dengan menggunakan sebuah browser kita sudah dapat menyaksikan tayangan televisi ini. Namun, ada pula beberapa yang mensyaratkan agar komputer pribadi kita telah mempunyai beberapa aplikasi ini, antara lain Adobe Flash Player, Java, dan lain-lain. Tapi kesemuanya itu bisa didapatkan secara gratis dengan mengunduhnya di berbagai situs.

Persyaratan lain

Untuk menyaksikan tayangan televisi melalui internet, beberapa program mensyaratkan spesifikasi PC tertentu, namun tidak memerlukan spesifikasi yang tinggi, hanya dengan spesifikasi yang standar kita sudah bisa menggunakan untuk menonton tayangan di televisi internet. Umumnya agar kita bisa dengan nyaman menonton televisi melalaui internet, PC yang kita miliki minimal memiliki spesifikasi Windows XP Service Pack 2 dengan DirectX 9.0c, prosesor Pentium 4 1GHz, memori RAM 512 MB, kartu grafis 32 MB, dan dukungan DirectX. Speaker dengan kualitas suara yang bagus dan layar monitor yang tajam dan lebar juga akan menambah kenyamanan kita menyaksikan tayangan acara di televisi Online.

TV Online di Indonesia

Saat ini juga telah mulai banyak bermuculan situs-situs yang menampilkan siaran televisi secara online dan telah diakses oleh banyak orang di Indonesia. Beberapa diantaranya dikelola oleh Stasiun televisi swasta di Indonesia, seperti http://www.metrotvnews.com/, http://www.liputan6.com/, http://www.mivo.tv/ serta masih banyak lagi. Banyak juga pengguna internet di Indonesia yang mengakses situs televisi Online dari luar negeri untuk mendapatkan informasi atau sekedar menonton acara televisi luar tanpa harus menggunakan televisi berlangganan yang perlu dibayar setiap bulannya, hingga menyaksikan lifecasting sampai menjadi lifecaster-nya sendiri.

Read Users' Comments (0)

0 Response to "IP/TV"

Posting Komentar